Dalam public speaking, bagian pembuka menjadi elemen penting untuk membangun kesan pertama kepada audiens. Melalui pembukaan yang tepat, seorang pembicara tidak hanya memperkenalkan diri, tetapi juga memperkenalkan cara berpikirnya. Saya memilih Cania Citta sebagai role model public speaking karena cara ia membuka pembicaraan terasa ringan, cerdas, dan mampu menarik perhatian audiens tanpa kesan menggurui.
Analisis Scene yang Diambil
Dalam video “Seminar Berpikir Rasional | UGM”, pada menit 01:25–02:30, Cania membuka dengan kalimat:
“Kita mulai dari kata rasional ya. Nah, ini kata yang sering banget disalahpahami. Orang sering pakai kata ini, tapi maknanya bisa beda-beda banget.”
Kalimat tersebut sederhana, tetapi sangat efektif. Ia langsung memperkenalkan topik utama (rasionalitas) dengan gaya yang santai, disertai sedikit humor dan interaksi ringan dengan audiens. Gaya ini menunjukkan kemampuan Cania dalam menciptakan koneksi awal sesuatu yang penting dalam public speaking agar audiens merasa nyaman dan siap mendengarkan.
Impersonate yang Saya
Lakukan
Dalam video impersonate yang saya buat, saya memulai dengan perkenalan diri dan menjelaskan konteks role model yang saya pilih:
“Halo, perkenalkan nama saya Fauzan Agustian Anugrah, dengan NPM 11821089.
Pada kesempatan kali ini, saya akan melakukan impersonate dari role model public speaking saya, yaitu Cania Citta.Dalam video ini, saya menggunakan cuplikan dari video yang diunggah melalui YouTube berjudul ‘Seminar Berpikir Rasional | UGM’.
Melalui video tersebut, Cania membahas bagaimana cara berpikir rasional sebelum kita berbicara.” Kemudian, bagian berikutnya saya sambungkan dengan gaya dan nada bicara seperti Cania ketika berkata:
“Kita mulai dari kata rasional ya. Nah, ini kata yang sering banget disalahpahami.”
Tujuan saya dalam bagian ini adalah meniru intonasi, ekspresi, dan tempo bicara Cania yang cenderung tenang, percaya diri, namun tetap bersahabat. Dengan meniru cara Cania membuka topik, saya belajar bagaimana membangun suasana yang inklusif dan membuat audiens merasa dilibatkan sejak awal.
Refleksi Pribadi
Dari satu scene pembuka ini saja, saya memahami bahwa public speaking yang baik tidak harus dimulai dengan sesuatu yang rumit atau dramatis.Sering kali, kecerdasan dalam kesederhanaan justru membuat pesan mudah diterima. Cania Citta mengajarkan bahwa berbicara rasional bukan berarti kaku — justru harus disampaikan dengan cara yang dekat dan membumi.
Komentar
Posting Komentar